Efek Kolesterol Tinggi Pada Ibu Hamil

Efek Kolesterol Tinggi Pada Ibu Hamil,- Pada dasarnya peningkatan kolesterol pada masa kehamilan tidak akan bermasalah bagi ibu dan janin, tetapi apabila diperparah dengan tingkat tinggi sebelum konsepsi maka dapat menyebabkan hipertensi dan risiko lainnya selama kehamilan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penting sekali ibu hamil mengetahui seberapa besar peningkatan kolesterol selama kehamilan untuk dapat mengontrol kesehatan.

Efek Kolesterol Tinggi Pada Ibu Hamil

Efek kolesterol Tinggi Pada Ibu HamilPeningkatan kolesterol ibu hamil fluktuatif, namun cenderung meningkat. Pada trimester ke-2, kadar LDL mulai meningkat hingga 103.5 mg/dl, sebab saat itu plasenta telah terbentuk sempurna dan sudah menghasilkan hormon progesteron. Pada usia kehamilan ke-32 minggu kadar kolesterol mencapai puncaknya yaitu 231 mg/dl atau 10%-20% di atas kadar kolesterol wanita normal yang tidak hamil namun tetap aman bagi tubuh. Kadar kolesterol akan akan turun sendiri setelah melahirkan, meski tidak sampai level normal. Kadar kolesterol akan kembali normal setelah 3-6 bulan setelah melahirkan, juga tergantung apakah Anda menyusui atau tidak.

Beberapa gangguan yang mungkin dapat terjadi pada penderita kolesterol tinggi ketika hamil, antara lain :

  • Gangguan sesak nafas yang diakibatkan oleh terdesaknya paru-paru oleh perut yang membesar. Pada ibu hamil yang normal, ketika melakukan pekerjaan sedikit saja nafasnya mudah terengah-engah. Apalagi ibu hamil penderita kolestrol tinggi, tentu akan beresiko karena pembuluh darahnya menyempit sehingga nafas tidak terkontrol.
  • Mudah capek ketika melakukan sedikit pekerjaan. Hal ini diakibat menyempitnya pembuluh darah dan bertambahnya berat badan. Jika hal ini dibiarkan maka pada kaki akan muncul farises sebagai akibat terhambatnya aliran darah tersebut. Dan di daerah kaki pulalah sebagai penyokong berat badan yang berlebih.

Jika kadar kolesterol anda masih terlalu tinggi, ada baiknya lakukan diet sehat seperti berikut ini :

  • Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi seperti, daging sapi yang berlemak, susu, telur, mentega, krim dan keju.
  • Hindari makanan yang digoreng. Gunakan minyak nabati non kolesterol ketika memasak.
  • Perbanyak konsumsi kacang-kacangan, gandum utuh, biji-bijian, sayur-sayuran dan buah-buahan
  • Olahraga secara teratur dan timbanglah berat badan secara berkala. Pastikan berat badan Anda menurun sesuai dengan saran dari dokter.

Hubungi dokter jika kadar kolesterol tak kunjung turun meski telah melakukan program diet sehat. Alangkah baiknya jika Anda melakukan tes kasar kolesterol terlebih dahulu sebelum melakukan program hamil, agar bisa meminimalkan kemungkinan risiko yang akan terjadi.

Untuk Anda yang ingin melakukan pengobatan kolesterol tinggi, kami pastikan Anda berada di website yang tepat dalam menurunkan kolesterol tinggi yang sedang Anda derita. Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa kunjungi Obat Penurun Kolesterol yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui.

Semoga artikel ini bermanfaat, salam sehat

Efek Kolesterol Tinggi Pada Ibu Hamil

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s